Perkuat Hubungan Indonesia-Malaysia, PERMAI Penang Gelar Diplomasi Sepakbola

Guna menguatkan persaudaraan serumpun dan diplomasi antara Indonesia dan Malaysia, Pertubuhan Masyarakat Indonesia Pulau Pinang (PERMAI) menggelar pertandingan sepakbola melawan tim asal Medan, Mencirim 77 FC.

Tim PERMAI FC terdiri dari para pekerja migran Indonesia di Pulau Pinang, masyarakat Melayu lokal, dan sejumlah mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh studi di Universiti Sains Malaysia.

Sedangkan, Mencirim 77 FC merupakan tim sepakbola dari Rumah Sakit Khusus Mata Mencirim Tujuh Tujuh yang berada di Kota Medan.

Rumah Sakit ini dimiliki oleh Dr. Emir El Newi SpM dan Dr. Marshal SpB., SpBTKV.

Para punggawa Mencirim 77 FC langsung terbang dari Sumatera Utara untuk melakoni pertandingan sekaligus berwisata ke Penang.

Laga ini digelar di Stadion Permatang Rawa, Bukit Mertajam Penang, yang merupakan wilayah tempat kelahiran Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim.

Duel tim sepakbola Tanah Air ini berjalan seru. Saling jual beli serangan terjadi sepanjang laga.

Tim Sepakbola PERMAI FC tampak menguasai jalannya pertandingan. Namun Mencirim 77 FC tak mau tinggal diam. Klub dengan seragam merah dan putih itu berkali-kali meladeni tekanan.

PERMAI FC, yang mengenakan kaos biru-kuning, sempat unggul terlebih dahulu pada babak pertama. Namun tak lama berselang, Mencirim 77 FC berhasil menyamakan kedudukan.

Skor berubah menjadi 1-1.

Tak puas dengan skor imbang, PERMAI FC kembali melakukan pergantian pemain untuk menyuntikkan darah baru. Benar saja, pergerakan dari sisi tengah PERMAI FC membuat Mencirim 77 FC sempat kerepotan.

PERMAI FC pun menceploskan si kulit bundar ke jala tim asal Medan tersebut. Papan skor kembali berubah 2-1 untuk keunggulan PERMAI FC.

Tak mau ketinggalan, Mencirim FC kembali melakukan tekanan dari sisi sayap. Mereka berusaha menyamakan kedudukan, namun keberuntungan belum menyertai usaha dari anak-anak Medan ini untuk merobek jala PERMAI FC yang dijaga mahasiswa USM, Hanif Abdurrahman Siswanto.

Di tengah upaya itu, PERMAI FC kembali dapat menembus gawang Mencirim FC melalui sepakan sehingga sekor kembali berubah 3-1 untuk PERMAI FC.

Di sela-sela pertandingan, para WNI yang berada di Penang tak lupa membagikan makanan dan buah-buahan kepada para suporter yang hadir. Durian, yang sedang musim di Penang, menjadi menu bagi pemain dan suporter sepanjang pertandingan. Tak ketinggalan kehadiran otek-otek khas Indonesia yang dapat melepas rindu kepada Tanah Air

Seperti diketahui, PERMAI Penang adalah satu-satunya NGO Indonesia yang telah terdaftar di pendaftaran pertubuhan Malaysia (Register of Society/ROS) sejak 2019.

Ajang silaturahim

Kapten PERMAI FC Agung Priatin, yang juga merupakan Sekretaris PERMAI Penang, menyampaikan pertandinga persahabatan ini digelar untuk menjalin tali silaturahim antar kedua kesebelasan dan juga warga dari PERMAI Penang dan Mencirin Medan.

“Acara ini kita lakukan untuk memperkenalkan kuliner dan tempat wisata di Penang kepada semua tamu dari Indonesia khususnya Medan yang letak geografisnya sangat dekat dengan Penang,” ujar Agung usai pertandingan.

Selain itu, pertandingan ini dihelat untuk memberikan motivasi kepada Pengurus dan anggota PERMAI dengan variasi kegiatan yang melibatkan WNI dari Indonesia.

“Bagi pengurus, ajang ini merupakan suatu peluang untuk lebih kompak dan menjadi evaluasi bersama-sama dalam menyusun program ke depannya dengan lebih baik lagi dan memberikan hiburan bagi pengurus dan semua anggota serta Masyarakat Indonesia yang datang menyaksikan.”

“Serta menjadi ajang untuk menanbah jaringan atau networking bagi semua yang hadir dengan tamu dari Medan,” tambahnya.

Agung berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin dari PERMAI FC untuk mempererat hubungan warga Medan dan Penang serta menjadi bentuk diplomasi untuk keharmonisan serumpun.

“Saya juga berharap semakin banyak warga Indonesia yang ada di Penang dan sekitarnya mengenal dan bergabung di PERMAI Penang,” pungkasnya. (Pizaro Gozali Idrus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *